Jumat, 17 Februari 2012

Tak diperdulikan dan dipinggirkan




Tak diperdulikan dan dipinggirkan
dua kata itu sungguh bisa menyiksa dan membuat dada serasa sesak..
ntah kenapa aku benci dan muak diperlakukan seperti itu.
aku ingin memiliki banyak pekerjaan
aku ingin menguasai waktu dalam hidupku
hingga tak ada sisa walau sedetikpun untuk memikirkanmu

Hai si mr.jutek dimana hadirmu tak pernah nampak
senyummu jauh dan hangat pelukmu tak pernah kurasakan walau sebentar.
memang salah aku masih mengharap smsmu,tlpnmu,kata manismu walau aku tau perjumpaan itu seakan hayal dan hanya impian.

Aku wanita yang takut kesepian dan kehampaan
dan sampai kapan kau menyadarinya
terus beranggapan bahwa aku harus mampu mentolelir semua pekerjaanmu
bahkan saat inipun aku tak tau apa yang kau lakukan disana.

tiap malam batinku menjerit, 
kau yang tak pernah menemani bahkan ucapan selamat malam itu tak kunjung datang.
menunggu sampai datangnya pagipun sia-sia..

Mungkin kau tak kan pernah mengerti dan seakan muak mendengar semua keluhan
bahkan tulisan ini sekali tak kan pernah kau baca
mengertilah aku mengharapkanmu, meratapi keputusanku yang masih saja menunggumu
walau harus menahan semua ini..

 







teruntukmu si mr.jutek dan pesek.

 
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar