Kamis, 28 Oktober 2010

DIA MEMANG HANYA DIA

Mencoba menggambarkan dirinya
memulai membayangkan kau yg jauh disana
senyum yang membuat hati bahagia
dari sang pembawa cinta

ku memang tak banyak mengenal kosa kata
tapi sedikit kuingin mencoba mengungkapkan dirinya
sikap sederhana dan tak banyak kata
namun punya sejuta pesona

kau laki-laki atau pria
bila dipandang sebelah mata sama saja
masih awam untukku bisa membaca hatimu
karna aku bukan spesialis cinta

memang benar ku mengagumimu
tapi jangan tanya tentang cintaku untukmu
sebab aku masih menunggu waktu
untuk bisa buktikannya padamu

bla..bla..bla..

Banyak hal dari hidup ini yang ta kumengerti

Dari cara memahami perasaan sampai mencari materi.

Waktu demi waktu terasa cepat berputar

Namunku hanya terdiam merasakanya

Ku gelisah akan masa depan

akan masa yang akan datang

Ketika kuterbangun dan kudapati sebuah keluarga kecil disekitarku

Oh..tuhan apa yang harus kulakukan??

Sebuah misteri yang tak tau harus dimana ku cari jawabnya

Untukmu

malam yang menjemukan..

ta ada sapa dan senyum darinya..

bagai berselimut sepi q menikmati sendiri ini..


sayang, jangan pernah mrasa dirimu ta berarti..

q disini menunggu karena begitu mengagumimu..

tidakah kau sadari dgn segala sikap cerminan diri ini..


terlalu takut q kehilanganmu..

terlalu takut q membayangkan masa yg akan datang..

tanpamu d sampingku,tanpa kasih sygmu, tanpa perlindunganmu, tanpa perhatianmu..


mengertilah q punya cinta yg memang untukmu..

mengertilah q akan berusaha ada saat kau butuh..

bahkan,ktika kau harus meniggalkanku..

q akan sabar menunggu kedatanganmu..

pria pria pria pria pria

Banyak kisah fakta yg q temui,menggambarkan semua kemunafikan laki2.

Sampai q bingung harus menganggap hal itu sperti apa pula q harus menanggapinya

Dalam hidup semua wanita mendambakan seorang pria yg dewasa dan setia,namun kenyataan yg ada sungguh membuat hati menangis.

Kenapa ta ada keadilan untuk wanita memberontak,agar mereka pria2 bisa sedikit menghargai wanita.

Jalan apa yg harus ditempuh untuk sebuah keadilan itu. Sulit…ya jawabnya sulit..

Kedudukan,kekayaan,ketampanan membuat mereka sombong dan berkuasa.

Mahir merayu dan berdusta membuat mereka hidup bebas..

Sedangkan hati wanita menjerit karna terluka..karna sikap semena mena dan tega.

Ya allah,adakah pria yang benar2 berbeda dari pandanganku selama ini?

Masih adakah pria yang sangat menghargai dan menghormati para wanita?