Berbicara skripsi membuat aku menitihkan air mata..berat n kejam rasanya..
sampai tak sanggup menahan sesak dihati sangat menyiksa.
kenapa ada sedih yang tak berkesudahan..
menyalahkan keadaan atau diriku yang tak bisa konsisten menyelesaikan atau alasan lain yang berhubungan..entahlah..
Juli-agustus-september dan sekarang oktober berlalu dengan penuh galau..
aku sllu mencoba bersabar,tp aku manusia yg tak luput dari kata lelah..ya lelah menahan segala asa..
mereka melihatku terpuruk n mencoba yakinkanku bahwa masih ada mereka yang perduli..
disela itu mampukah aku bangkin sedang tujuan yang ingin q tuju semakin jauh n menjauhiku..
kawan,senang rasanya melihat keberhasilan kalian..
rasa iri justru memenuhi otak dan sanubari
bersemanyam selalu dan tak henti2nya membakar semangatku yang kian rapuh..
adakalanya aku harus mampu bersahabat dengan situasi yang buruk seperti ini,
dengan sepinya kalian serta punahnya canda tawa..
kehidupan ini begitu sulit dirasa, sampai tak ada semangat untuk berlari
batu kecil sampai besarpun sudah menghantamku perlahan
semoga ada celah yg bs membawaku pergi dari situasi ini
hanya memohon doa tanpa harapan yang selalu hampa...
Nianio
Tuhan menciptakan cobaan sesuai dgn kemampuan seseorang, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, smangat.. smangat... smangat...
BalasHapusKebahagiaan akan menghampiri kita kelak...
amin...